TY - JOUR TI - Studi Komparatif Hukum Taurat dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 2 Tahun 2015 tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga PY - %2025/%08/%04 Y2 - %2026/%06/%19 JF - Societas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat JA - Societas VL - 12 IS - 1 SE - Artikel LA - id KW - pekerja rumah tangga KW - hukum Taurat KW - budak KW - keadilan sosial KW - etika teologis DO - 10.33550/sd.v12i1.524 UR - https://doi.org/10.33550/sd.v12i1.524 SP - 67-83 AB - Pekerja rumah tangga (PRT) merupakan salah satu kelompok kerja yang paling rentan mengalami eksploitasi dan kekerasan struktural dalam masyarakat modern. Meskipun Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 2 Tahun 2015 telah menetapkan perlindungan dasar bagi PRT, perlindungan hukum tersebut belum memiliki kekuatan hukum yang memadai. Kondisi ini semakin buruk karena Rencana Undang-Undang (RUU) Perlindungan PRT belum juga disahkan, meski telah tertunda sejak 2004 (lebih dari 20 tahun). Di sisi lain, Hukum Taurat dalam Alkitab mengandung pengaturan terhadap budak. Meskipun berakar pada sistem sosial kuno, ia memuat prinsip-prinsip keadilan dan belas kasih yang radikal untuk zamannya. Dengan demikian, artikel ini menyajikan perbandingan antara pengaturan mengenai budak dalam Hukum Taurat dengan regulasi modern terkait PRT melalui pendekatan etika teologis. Tujuan utama dari kajian ini adalah untuk menunjukkan bahwa prinsip-prinsip, seperti pembebasan, penghormatan terhadap martabat manusia, dan perlindungan terhadap kelompok rentan yang terdapat dalam Hukum Taurat, dapat menjadi landasan reflektif perjuangan keadilan sosial bagi PRT di Indonesia. Di samping itu, kajian ini menekankan signifikansi tentang reformasi sistem kerja-domestik secara struktural dan spiritual melalui pendekatan iman yang transformatif. ER -