@article{Tinjauan Etis-Teologis Terhadap Tradisi Belis Di Pulau Sumba Berdasarkan Konsep Mahar Dalam Alkitab: Ethical And Theological Analysis To The Belis Tradition In Sumba Based On Biblical Concept Of Dowry_2021, volume={8}, url={https://societasdei.rcrs.org/index.php/SD/article/view/191}, DOI={10.33550/sd.v8i1.191}, abstractNote={
Tulisan ini bertujuan menentukan dengan tepat sikap orang Kristen terhadap praktik belis (mahar) di Pulau Sumba. Analisis terhadap konsep belis dilakukan dengan memanfaatkan konsep biblikal, antropologis, dan sosiologis tentang mahar. Berdasarkan systematic reviews dan perbandingan asimetris terhadap konsep orang Sumba tentang belis dan konsep biblikal tentang mahar, ditemukan bahwa praktik belis tidak bertentangan dengan iman Kristen. Tetapi orang Kristen Sumba harus mempraktikkan budaya belis dengan sikap kritis. Tujuannya adalah transformasi budaya belis. Transformasi dicapai melalui beberapa sikap, antara lain: mempertahankan prinsip-prinsip belis yang sesuai dengan Alkitab, menolak prinsip-prinsip yang bertentangan dengan Alkitab, dan menghindari praktik belis yang terdistorsi oleh motivasi yang menyimpang dari Alkitab maupun prinsip belis yang benar. Kata-kata Kunci: belis; mahar; Marapu; Sumba; Transformasi Budaya.
}, number={1}, journal={Societas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat}, year={2021}, month={Apr}, pages={7–30} }