@article{Leuit Badui: Simbol Estetika, Ketahanan Pangan, dan Religi_2025, volume={12}, url={https://societasdei.rcrs.org/index.php/SD/article/view/482}, DOI={10.33550/sd.v12i1.482}, abstractNote={
Artikel ini menelaah leuit sebagai simbol estetika, ketahanan pangan, dan spiritualitas dalam masyarakat Badui di Banten. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk menggali peran multifungsi leuit dalam kehidupan budaya dan sehari-hari masyarakat Badui secara mendalam. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis fungsi leuit yang tidak hanya sebagai lumbung padi, tetapi juga sebagai representasi estetika dan pusat spiritualitas. Metodologi yang digunakan mencakup pendekatan kualitatif melalui observasi langsung, wawancara mendalam, serta studi literatur guna mendapatkan data yang menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leuit memiliki peran penting dalam ketahanan pangan masyarakat Badui melalui penyimpanan yang berkelanjutan dan efisien. Selain itu, leuit juga mengandung makna spiritual yang mendalam dan berfungsi sebagai simbol identitas budaya Badui. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pelestarian leuit sebagai bagian dari warisan budaya yang mendukung keberlanjutan komunitas Badui serta memberikan wawasan mengenai kontribusi praktik budaya tradisional dalam menghadapi tantangan global.
}, number={1}, journal={Societas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat}, year={2025}, month={Apr}, pages={1–21} }